Cerita ini bukan bermaksud untuk memamerkan kalau Saya sholat Subuh (lagian kepagian kalau mau pamer masih pada tidur :D) atau biar dianggap seorang Ustad (dari nama sudah tidak mendukung, Saya belum pernah dengar ada Ustad namanya Yosef :D) atau niat kurang baik lainnya. Cerita ini juga tidak ada hubungannya dengan kuliah subuh ataupun menyinggung SARA (bukan sara Azhari ya), hanya sekedar ingin berbagi cerita saja dan berharap ada manfaatnya bagi yang ingin membacanya.
Cerita ini diambil dari kisah nyata (semoga dibuat film) *Majas Hiperbola
Mungkin ada yang mengalami juga seperti apa yang Saya alami, tetapi bukan berarti Saya menjiplak atau meniru ya, dan cerita ini juga bukan fiktif tapi asli ketikan Saya :)
Beberapa hari ini (mungkin minggu atau bulan kalau tahun ya berlebihan) Saya selalu terlewat untuk menjalankan Sholat Subuh. Dan Sholat inilah yang menurut Saya rada kewalahan untuk menjalankannya. Beberapa saat bisa rutin tapi beberapa saat banyak bolongnya bahkan bablas saja. Saya bukan tidak berusaha untuk bangun pagi, Saya sudah mencoba memakai jam weker atau timer HP untuk bisa bangun pagi kalau di tempat Utinya Joyse (bagi yang belum tahu Joyse adalah anak Saya umurnya baru mau 1 tahun), cuma masalahnya kalau lagi ngeloni Joyse ya kasian nanti kaget. Sebagai seorang muslim tentu ini masalah buat Saya karena nanti saat ditanya malaikat Sholatmu gimana? Saya harus jawab gimana? Ya semoga saja saat kelewat tidak Sholat Subuh malaikatnya juga ketiduran :D jadi minimal bisa jawab "Lha Anda(malikat) saja tidur juga tadi pagi" jadi bisa aman :D
Lanjut cerita....tetapi mungkin Tuhan jengkel juga dengan Saya, sudah di kasih nikmat yang tidak terhingga, Sholat Subuh saja masih banyak kelewat (semoga Tuhan mengampuni Saya amin...). Di suatu Subuh tepatnya tanggal 3 Desember 2013 seperti biasa Saya masih terlelap tidur ngeloni Joyse dan Ibunya tentunya :). Entah kenapa saat itu pundak tepatnya pundak sebelah kiri seperti ditepuk seseorang, sontak saja Saya kebangun. Dalam pikiran Saya "Sopo iki setan wani ganggu aku, njaluk diwacake ayat Kursi" (dalam bahasa Indonesia "Siapa ini setan berani ganggu Saya, minta dibacakan ayat Kursi") sembari rada mrinding juga. Maklum sebelum ini Joyse kadang suka kebangun tengah malam teriak nangis-nangis secara mendadak tanpa alasan yang jelas. Saat melihat jam dengan mata yang masih berat karena mengantuk sepertinya jam 3 malam. Menurut paranormal jam segini setan sedang aktif-aktifnya :D Setelah beberapa saat melihat sekeliling cuma ada istri dan anak Saya yang masih tertidur pulas, kemudian Saya berencana melanjutkan tidur. Baru saja meletakan kepala di bantal yang wangi, terdengar suara Adzan subuh, seketika hati ini terketuk. Dalam batin Saya, "Tuhan Maha segalanya mungkin tadi menyuruh malaikat mbangunin Saya". Setelah memastikan jam di dinding ternyata sekitar jam 4 mungkin tadi ada setan yang menghalangi atau memanipulasi mata Saya. Kemudian Saya bergegas berwudzu dan alhamdulillah pagi ini Sholat Subuh. Saya berharap ini berlanjut terus bisa bangun pagi dan menjalankan Sholat Subuh secara rutin amin...(mohon diaminin pembaca)
Sebenarnya hal tadi(pundak seperti ditepuk) Saya mengalami tidak cuma sekali bahkan beberapa kali yang jelas lebih dari satu kali, tetapi tidak selalu ditepuk di pundak kadang seperti kaki di tepuk atau ditarik, seperti dipanggil seseorang pas bangun tidak ada dan setelah itu selalu terdengar adzan Subuh.
Semoga dari cerita ini ada manfaatnya bagi yang membaca amin...